Digestive health education, made easier to digest.Education quiz →
Mitos vs Fakta
Apasih Bariatric Surgery Itu? Bukan Sekadar "Operasi Langsing"!
Banyak yang mengira bedah bariatrik adalah operasi kosmetik instant seperti sedot lemak (liposuction) supaya cepat langsing. Padahal, ini adalah prosedur medis penyelamat nyawa unt...
Banyak yang mengira bedah bariatrik adalah operasi kosmetik instant seperti sedot lemak (liposuction) supaya cepat langsing. Padahal, ini adalah prosedur medis penyelamat nyawa untuk mengatasi obesitas parah (obesitas morbid) dan penyakit metabolik yang tidak lagi mempan dengan diet biasa.
Tubuh penderita obesitas berat sering kali mengalami kelainan sinyal lapar—mereka merasa terus lapar meski sudah makan banyak.
Operasi bariatrik bekerja dengan dua cara:
Mengecilkan Ukuran Tangki (Sleeve Gastrectomy): Dokter memotong sekitar 75–80% bagian lambung sehingga ukurannya berubah dari sebesar kantong kresek menjadi sekecil buah pisang. Hasilnya: makan sedikit sudah cepat kenyang, dan hormon pembawa rasa lapar (ghrelin) dipangkas drastis.
Mengubah Rute Pipa (Gastric Bypass): Selain lambung dikecilkan, salurannya langsung disambungkan ke usus halus bagian tengah. Artinya, tubuh menyerap lebih sedikit kalori dan gula dari makanan.
Siapa yang Membutuhkan Operasi Ini?
Orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) >35 kg/m², meskipun tidak punya keluhan sakit lain
Orang dengan IMT 30–34.9kg/m² yang sudah disertai penyakit berat seperti Diabetes Melitus tipe 2, Hipertensi, atau tidur mendengkur parah (Sleep Apnea)
Catatan Penting: Setelah operasi, pasien tetap harus mengubah gaya hidup total—makan perlahan, mengonsumsi protein tinggi, dan rutin minum suplemen vitamin seumur hidup.
Bantuan membaca
Glosarium Istilah Medis
Arti singkat istilah medis yang digunakan dalam artikel ini.
Bedah bariatrik
Operasi untuk membantu menurunkan berat badan.
Prosedur medis yang mengubah ukuran atau jalur lambung dan usus untuk membantu menangani obesitas berat.
Diabetes Melitus
Kencing manis.
Penyakit ketika kadar gula darah tinggi karena tubuh kekurangan insulin atau tidak dapat menggunakan insulin dengan baik.
Hipertensi
Tekanan darah tinggi.
Kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal.
Gastric bypass
Operasi pengalihan jalur lambung.
Prosedur bariatrik yang membuat kantong lambung kecil dan menghubungkannya langsung ke bagian usus tertentu.
IMT
Indeks Massa Tubuh.
Angka perkiraan status berat badan berdasarkan perbandingan berat dan tinggi badan.
Obesitas
Kelebihan berat badan berat.
Kondisi penumpukan lemak tubuh berlebih yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Sleep apnea
Napas berhenti sesaat saat tidur.
Gangguan tidur ketika napas berulang kali terhenti sementara, sering ditandai mendengkur keras dan mudah mengantuk.
Sleeve gastrectomy
Operasi mengecilkan lambung.
Prosedur bariatrik yang mengurangi sebagian besar lambung sehingga pasien lebih cepat merasa kenyang.
References
Eisenberg, D., et al. (2022). "2022 American Society for Metabolic and Bariatric Surgery (ASMBS) and International Federation for the Surgery of Obesity and Metabolic Disorders (IFSO): Indications for Metabolic and Bariatric Surgery." Surgery for Obesity and Related Diseases, 18(12), 1345–1356.
Medical Disclaimer
This content is educational and does not replace consultation, diagnosis, or treatment from a medical professional.